Figur Sentral yang Terlupakan Manchester City, Sterling Mending Cari Tantangan Baru

Raheem Sterling mampu menjelma sebagai salah satu figur sentral permainan Manchester City ketika didatangkan dari Liverpool pada tahun 2015 silam. Keberadaannya yang tajam dalam menyisir sayap kiri penyerangan Manchester City mampu membuahkan berbagai gol penting. Torehan 115 gol dan 88 assist dari 299 laga menjadi bukti kegemilangan Sterling berseragam The Citizens.

Berbagai raihan trofi termasuk tiga gelar juara Liga Inggris sudah dipersembahkan Sterling kepada Manchester City. Hanya saja memang porsi waktu bermain Sterling harus menurun tepatnya pada awal musim ini. Pemain berusia 26 tahun itu baru melakoni 356 menit bermain di semua kompetisi.

Sterling tercatat hanya menjadi dua kali starter dalam tujuh laga yang telah ia lakoni awal musim ini. Hal itu menjadi indikasi kurangnya menit bermain yang didapatkan Sterling pada awal musim ini. Padahal Sterling sendiri baru saja tampil menonjol saat membela Timnas Inggris dalam gelaran Euro 2021.

Hanya saja hal itu bukan jaminan Sterling bisa langsung menempati posisi starter secara rutin. Ditambah banyaknya talenta yang langsung tampil meledak awal musim ini seperti Jack Grealish dan Ferran Torres membuat Sterling galau berat. Alhasil Sterling dapat dikatakan sebagai figur sentral yang mulai dilupakan Manchester City pada awal musim ini.

Di tengah situasi pelik yang menjelaskan bahwa kontrak Sterling akan berakhir pada tahun 2023 bersama Manchester City. Pihak klub akan menemui permasalahan baru seandainya jika tidak segera memastikan masa depan sang pemain pada musim depan. Hal ini dikarenakan Sterling berpeluang pergi secara cuma cuma ketika kontraknya bersama Manchester City sudah kadaluwarsa.

Mantan pemain Manchester City, Trevor Sinclair pun mencoba angka bicara menyikapi masa depan Sterling. Sinclair menilai Sterling kini menjadi sosok pemain yang kurang lagi dicintai dan dibutuhkan Manchester City. Kedatangan Jack Grealish yang tampil menjanjikan awal musim ini membuat situasi Sterling semakin pelik.

"Mungkin dia sedikit tidak dicintai dan tidak dibutuhkan, ditambah Grealish datang dan langsung melakukannya dengan sangat baik," ujar Sinclair dilansir Talk Sport . "Manchester City kini punya banyak kualitas di keda area sayap dimana tempat Sterling bermain disana,". "Saya pikir perlu ada negosiasi kontak lagi karena kontraknya berakhir 2023,".

"Jika hal itu tidak bisa segera diselesaikan, maka saya bisa melihatnya ia akan dijual dan meninggalkan klub," tukasnya. Lebih lanjut, Sinclair menyarankan agar Sterling berani mengambil keputusan untuk mencari tantangan baru jika memang sudah tidak dibutuhkan timnya lagi. "Terkadang anda membutuhkan tantangan untuk menyalakan kembali keinginan anda untuk berbuat lebih baik nantinya," saran Sinclair.

"Dia telah membuktikan dirinya di klub dan memenangkan Liga Inggris dan semua pertandingan kecuali Liga Champions,". "Mungkin dia memang butuh tantangan baru, itulah masalah pribadinya," tutupnya. Tentu menarik untuk melihat bagaimana perkembangan situasi kontrak dan masa depan Sterling bersama Manchester City kedepannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.